Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana???
Karya: KH. Mustofa Bisri
Kau ini bagaimana?
kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir
aku harus bagaimana?
kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai
kau ini bagaimana?
kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aq plin plan
aku harus bagaimana?
aku kau suruh maju, aku mau maju kau serimpung kakiku
kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku
kau ini bagaimana?
kau suruh aku takwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya
aku harus bagaimana?
aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
aku kau suruh berdisiplin, kau mencontohkan yang lain
kau ini bagaimana?
kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara tiap saat
kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai
aku harus bagaimana?
aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya
kau ini bagaimana?
kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah
aku harus bagaimana?
aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap wallahu a’lam bissawab
kau ini bagaimana?
kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku
aku harus bagaimana?
aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah kupilih kau bertindak sendiri semaumu
kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu
kau ini bagaimana?
kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis
aku harus bagaimana?
kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja
kau ini bagaimana?
aku bilang terserah kau, kau tidak mau
aku bilang terserah kita, kau tak suka
aku bilang terserah aku, kau memakiku
kau ini bagaimana?
atau aku harus bagaimana?
1987
Jumat, 30 April 2010
10 Hal yang Tidak Bisa Dibeli dengan UANG

Uang, siapun butuh uang. Orang Dewasa, Remaja bahkan anak – anak kecil sekalipun kenal dengan benda yang namanya uang. Memang uang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tidak mukin bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat sebagian orang bisa melakukan banyak hal daripada orang yang tidak memilikinya. Tetapi seberapapun pentingnya uang, masih ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.
1. Waktu
Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya. waktu adalah uang coy
2. Kebahagiaan
Memang kedengarannya aneh, Tetapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena anda bisa membiayai liburan mewah, memberi laptop dengan fasilitas yang sangat modern, atau modifikasi mobil balap. Tapi uang tidak bisa menghadirkan secercah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.
3. Kebahagiaan Anak
Untuk membelikan makan dan pakaian yang bagus – bagus untuk anak tercinta memang membutuhkan uang. Tapi anda tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.
4. Cinta
Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.
5. Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.
6. Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.
7. Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.
8. Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.
9. Sikap yang baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.
10. Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.
sumber: http://mazdeby.wordpress.com/2010/04/21/10-hal-yang-tidak-bisa-dibeli-dengan-uang/
Sabtu, 17 April 2010
Jumat, 16 April 2010
Kekayaan Idonesia yang digadaikan..
The New Rulers Of The World Part
Sebuah film dokumenter karya John Pilger, menceritakan bagaimana Bangsa Indonesia telah digadaikan kekayaan alamnya sejak tahun 1967 yang mengakibatkan kebangkrutan bangsa ini.
Melalui lembaga keuangan dunia, IMF dan World Bank telah berhasil mengobok-obok kedaulatan bangsa ini lewat kaki tangannya di Indonesia yang dikenal dengan sebutan "Mafia Berkeley" dan merampok kekayaan alam yang dimiliki Indonesia,
ada konspirasi antara Presiden Soeharto, Kerajaan British, USA.
Hmm...ada di youtube...tp ga bisa posting link nya :(
Sebuah film dokumenter karya John Pilger, menceritakan bagaimana Bangsa Indonesia telah digadaikan kekayaan alamnya sejak tahun 1967 yang mengakibatkan kebangkrutan bangsa ini.
Melalui lembaga keuangan dunia, IMF dan World Bank telah berhasil mengobok-obok kedaulatan bangsa ini lewat kaki tangannya di Indonesia yang dikenal dengan sebutan "Mafia Berkeley" dan merampok kekayaan alam yang dimiliki Indonesia,
ada konspirasi antara Presiden Soeharto, Kerajaan British, USA.
Hmm...ada di youtube...tp ga bisa posting link nya :(
Rabu, 14 April 2010

"Kenyamanan optical mouse ternyata mempunyai efek samping yang
berbahaya. Tiga tahun semenjak peluncuran pertama optical mouse oleh
microsoft, telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan
akibat radiasi yang dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan
memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di
bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada
handphone.
Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan
pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak
tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO
radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi
mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai
komputer.
Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas
rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung)
untuk melindungi pergelangan tangan."
"WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse
untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM
mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan
pointing device yang lebih aman. Industri-industri hardware terbesar di
cina dan Taiwanberusaha menutup-nutupi hal ini. Jika diperhatikan,
mouse-mouse optical yang beredar di pasaran saat ini diproduksi oleh
merk-merk yang tidak terkenal, padahal itu hanyalah sisa produksi
industri besar yang sudah menghentikan penjualan."
"Untuk itu, cobalah memegang mouse hanya di saat diperlukan saja.
Berlatihlah menggunakan Hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste).
Kembalilah menggunakan mouse model lama (bola)".
Oh God...

Tuhan… kuatkan aku...
Teguhkan hatiku…
Tegarkanlah diri ini Tuhan…
Jangan biarkan diriku tersulut amarah…
Jangan biarkan hatiku terbakar cemburu…
Dan jangan biarkan aku tenggelam dalam perasaan yang menyesakkan dada…
Aku tau ini tak mudah…
Tapi akupun yakin, ats ikhtiarku dan kuasa-Mu semua ini pasti dapat ku jalani…
Kadang aku bertanya, “ada apa dengan diriku?? Haruskah aku dipersalahkan atas sikap yang tak kumengerti??? Apakah dirinya hanya mencari pembenaran atas apa yang telah ia lakukan terhadapku??”
Aku tahu Tuhan, semua itu adalah rahasia-Mu yang mungkin belum dapat kupecahkan karena mungkin memang belum saatnya untuk aku mengetahui jawabnya…
Sabtu, 10 April 2010
Curhat hari ini (Minggu, 11 April 2010)
Mau curhat dong...
boleh ya??
boleh kan??
Tadi gw buka kaskus, ngecek thread yg kemaren gw posting...ternyata bnyk jg yg respon..
terus gw buka forum music, gw search kan satu persatu...udah gitu gw nemu thread evanescence..
wuahhh, seneng bgt gw..
trz gw liat di situ ada show live nya amy lee yang terbaru, sekarang dia jd lebih langsing.. di situ dia nyanyi bring me to life, suaranya bikin gw merinding disco (hehehe, lebay ah.. dan yang paling bikin gw surprise itu...
eng...
ing..
eng...
RAMBUT AMY LEE PENDEK...DAN POTONGANNYA HAMPIR SAMA KAYAK RAMBUT GW SEKARANG...!!
OMAIGOTT...
Gw seneng bgt bgt!!
boleh ya??
boleh kan??
Tadi gw buka kaskus, ngecek thread yg kemaren gw posting...ternyata bnyk jg yg respon..
terus gw buka forum music, gw search kan satu persatu...udah gitu gw nemu thread evanescence..
wuahhh, seneng bgt gw..
trz gw liat di situ ada show live nya amy lee yang terbaru, sekarang dia jd lebih langsing.. di situ dia nyanyi bring me to life, suaranya bikin gw merinding disco (hehehe, lebay ah.. dan yang paling bikin gw surprise itu...
eng...
ing..
eng...
RAMBUT AMY LEE PENDEK...DAN POTONGANNYA HAMPIR SAMA KAYAK RAMBUT GW SEKARANG...!!
OMAIGOTT...
Gw seneng bgt bgt!!
FILM TITANIC 2
KISAH NYATA
Mampukah kita mencintai TANPA SYARAT???
Bagi pelaut, kapal adalah istri kedua yang menjadi penopang hidup, namun... istri pertama adalah sandaran hidup dan segala-galanya dalam kehidupan…
Dilihat dari usianya, beliau sudah tidak muda lagi, Pak Suyatno, pria berusia 58 tahun, yang kesehariannya hanya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua, mereka menikah sudah lebih dari 32 tahun. Mereka dikaruniai 4 orang anak, di sinilah awal cobaan menerpa. Setelah istrinya melahirkan anak ke empat, tiba-tiba kaki istrinya lumpuh dan tidak dapat digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Lalu menginjak tahun ketiga, seluruh tubuh istrinya menjadi melemah bahkan serasa tidak bertulang, lidahnya pun tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotorannya, menyuapi, dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia menggendong istrinya dan dibawa untuk duduk di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi Pak Suyatno selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha beliau tidak terlalu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari beliau bisa pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya beliau pulang dan memandikan serta menggantikan pakaian istrinya.Selepas magrib beliau menemani istrinya menonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang ia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang dan tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang. Bahkan beliau selalu menggoda istrinya setiap beranjak tidur.
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno kurang lebih 25 tahun, dengan sabar ia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan buah hati mereka. Dan sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.
Pada suatu hari, keempat anak Pak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya, karena semenjak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing, dan Pak Suyatno memutuskan ia sendiri yang merawat ibu mereka. Yang dia ingikan hanya satu, yaitu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yang sangat hati-hati, anak yang sulung berkata, “Pak, kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil, kami melihat bapak merawat ibutidak ada sedikitpun keluhan yang keluar dari bibir bapak… bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya, “Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak untuk menikah lagi. Kami rasa ibupun juga akan menyetujuinya. Kapan bapak menikmati masa tua bapak?? Dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji, kami akan merawat ibu sebaik-baiknya secara bergantian”.
Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak di duga oleh semua anak-anaknya. Dengan tersenyum ia menjawab, “Anak-anakku, jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi. Tetapi ketahuilah, dengan adanya ibu kalian di samping bapak itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta, dan tidak seorangpun yang dapat menghargai hal itu dengan sesuatu apapun. Coba kalian tanya ke ibu kalian, apakah ia menginginkan keadaannya seperti ini?? Mungkin kalian menginginkan bapak bahagia, tapi apa kalian yakin batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibu kalian dengan keadaan seperti sekarang?? Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit??.” Kemudian meledaklah tangis anak-anaknya. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibu mereka yang juga mulai terlihat keriput. Denagn pilu, ditatapnya mata suami yang sagat dicintainya itu.
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swastauntuk menjadi narasumber sebuah Reality Show. Merekapun menanyakan kepada Pak Suyatno, kenapa mampu bertahan selama lebih dari 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. Namun, di saat itu pula meledaklah tangis Pak Suyatno, begitu juga dengan tamu yang hadir di studio. Pak Suyatno bercerita…
“Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi, memberi waktu… memberi tenaga, pikiran, perhatian… percayalah bahwa itu hanya sebuah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya. Sewaktu dia sehat, diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya, bukan dengan matanya. Dan dia member saya 4 orang anak yang lucu-lucu. Sekarang dia sakit… karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya… Apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya, sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalgi dia sakit seperti ini…”
Bagi pelaut, kapal adalah istri kedua yang menjadi penopang hidup, namun... istri pertama adalah sandaran hidup dan segala-galanya dalam kehidupan…
Dilihat dari usianya, beliau sudah tidak muda lagi, Pak Suyatno, pria berusia 58 tahun, yang kesehariannya hanya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua, mereka menikah sudah lebih dari 32 tahun. Mereka dikaruniai 4 orang anak, di sinilah awal cobaan menerpa. Setelah istrinya melahirkan anak ke empat, tiba-tiba kaki istrinya lumpuh dan tidak dapat digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Lalu menginjak tahun ketiga, seluruh tubuh istrinya menjadi melemah bahkan serasa tidak bertulang, lidahnya pun tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotorannya, menyuapi, dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia menggendong istrinya dan dibawa untuk duduk di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi Pak Suyatno selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha beliau tidak terlalu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari beliau bisa pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya beliau pulang dan memandikan serta menggantikan pakaian istrinya.Selepas magrib beliau menemani istrinya menonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang ia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang dan tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang. Bahkan beliau selalu menggoda istrinya setiap beranjak tidur.
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno kurang lebih 25 tahun, dengan sabar ia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan buah hati mereka. Dan sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.
Pada suatu hari, keempat anak Pak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya, karena semenjak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing, dan Pak Suyatno memutuskan ia sendiri yang merawat ibu mereka. Yang dia ingikan hanya satu, yaitu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yang sangat hati-hati, anak yang sulung berkata, “Pak, kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil, kami melihat bapak merawat ibutidak ada sedikitpun keluhan yang keluar dari bibir bapak… bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya, “Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak untuk menikah lagi. Kami rasa ibupun juga akan menyetujuinya. Kapan bapak menikmati masa tua bapak?? Dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji, kami akan merawat ibu sebaik-baiknya secara bergantian”.
Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak di duga oleh semua anak-anaknya. Dengan tersenyum ia menjawab, “Anak-anakku, jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi. Tetapi ketahuilah, dengan adanya ibu kalian di samping bapak itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta, dan tidak seorangpun yang dapat menghargai hal itu dengan sesuatu apapun. Coba kalian tanya ke ibu kalian, apakah ia menginginkan keadaannya seperti ini?? Mungkin kalian menginginkan bapak bahagia, tapi apa kalian yakin batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibu kalian dengan keadaan seperti sekarang?? Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit??.” Kemudian meledaklah tangis anak-anaknya. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibu mereka yang juga mulai terlihat keriput. Denagn pilu, ditatapnya mata suami yang sagat dicintainya itu.
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swastauntuk menjadi narasumber sebuah Reality Show. Merekapun menanyakan kepada Pak Suyatno, kenapa mampu bertahan selama lebih dari 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. Namun, di saat itu pula meledaklah tangis Pak Suyatno, begitu juga dengan tamu yang hadir di studio. Pak Suyatno bercerita…
“Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi, memberi waktu… memberi tenaga, pikiran, perhatian… percayalah bahwa itu hanya sebuah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya. Sewaktu dia sehat, diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya, bukan dengan matanya. Dan dia member saya 4 orang anak yang lucu-lucu. Sekarang dia sakit… karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya… Apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya, sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalgi dia sakit seperti ini…”
Jumat, 09 April 2010
Kamis, 08 April 2010
Doa seorang hamba

MEMAAFKAN..
Bukan berarti menekan rasa marah..
Memaafkan berarti meminta sebuah mukzizat : mampu melihat kebenaran di balik kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap diri kita..
Memaafkan tidak pernah mudah, jika waktunya tiba terkadang bisa lebih menyakitkan..
Forgiveness doesn't change the past, but it does enlarge the future...
GOD...PLEASE SHOW ME THE WAY...
Aku bukanlah wanita yang begitu sempurna seperti Khadijah, aku tidaklah semulia Aisyah, tidaklah setaqwa Fatimah, pun bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara.. apalagi secantik Zulaikha..
Aku hanyalah wanita yang menginginkan keikhlasan-Mu lewat cintanya..
Aku tau dia juga mencintai ku.. dan aku selalu berusaha memaafkan di kala ia menyakitiku alaupun dia tak memintakan maaf..
Karena tak ada yang bisa membuat ku bahagia selain mencintai-Mu dan mencintainya..
Aku mohon berilah aku kekuatan hati untukku agar bisa kujalani semua y Allah..
Kamis, 01 April 2010
APRIL MOP
Langganan:
Postingan (Atom)
WELCOME
Selamat datang di Blognya Ayang..















